[Musician Review] James Bay





Terkenal dengan ciri khas topi fedora dan gitarnya, musik-musik james bay cukup menarik untuk didengar.

Gue gatau kenapa banyak musisi inggris yang bisa bikin musik yang easy listening dengan lirik yang nyentuh sanubari. God bless UK.

Awalnya, gue tau James Bay dari finalis X-Factor Indonesia, Aldy yang perform bawain singlenya James Bay. Mulai dari situ lah gue banyak cari tahu informasi seputar James Bay di internet.

James Bay mulai dikenal publik Inggris sekitar tahun 2014 dan mendunia di kuartal pertama 2015, CMIIW. Single yang berhasil membawa nama James Bay ke seluruh dunia adalah Hold Back The River.

Kalo ngomongin suara, Bay menurut gue punya suara yang biasa aja. Ga terlalu gimana-gimana. Yang bikin James Bay beda adalah musiknya. Gue speechless deh kalo disuruh ngedeskripsiin musiknya kaya apa. Enaknya kalian denger langsung dan rasain perbedaannya.


Prestasi James Bay

Di tahun pertamanya sebagai musisi yang dikenal publik, James Bay langsung dianugerahi banyak nominasi dalam penghargaan musik. 

Kerennya, bukan awarding-awarding cemen. Tapi Bay masuk kategori di awarding sekelas Brit Awards, MTV UK, BBC Music Awards, MTV Video Music Awards, MTV Europian Music Awards, bahkan Grammy yang bukal berasal dari Inggris.

Mayoritasnya, Bay masuk dalam kategori pendatang baru, penyanyi solo-pria terbaik, single of the year dan album of the year.

Kalau boleh jujur, gue rada gak terima James Bay ga menang di kategori Best New Artist - 58th Grammy Awards (2016). Walau ga menang di amerika, tapi untungnya James Bay bisa menang di negaranya sendiri.


James Bay berhasil memenangkan kategori British Male Solo Artist di Brit Awards 2016. Saingan Bay di kategori ini bukan musisi cemen loh. Sebut aja Mark Ronson, Jamie XX, bahkan Calvin Harris. 


Single James Bay

Let It Go



Pertama kali denger lagu ini, gue kira lagu ini bakal boring. Instrumennya sederhana, cuma gitar dan keyboard atau piano gitu deh. Buat orang yang seneng musik rame kaya gue, itu sangat membosankan.

Tapi begitu nyampe refrain, beuhhhh. Pecah. Langsung keinget terus ini lagu. Gue kena banget pas di lirik just let it beeeee di refrain. Gatau kenapa berasa enak aja gitu.

Selain lirik tadi, lirik why are we doing it doing it doing it anymore bikin gue gemes. Enak banget dilafalin. 


Hold Back The River



Lagu yang ini awalnya ringan banget. Petikan gitarnya juga asik. Kerennya, lagu ini main banget di tensi. 

Tensi dari lagu ini mulai naik perlahan pas ada suara drum-drum tanggung. Dan tensinya terus naik dan naik sampe refrain. 

Pas refrain, ah. Klimaks. 

Lirik-liriknya juga enak banget buat dilafalin. Gue selalu suka lagu asing yang liriknya enak buat dilafalin. Menurut gue ini jadi nilai plus dan tanda kalo musik tersebut bisa diterima di kita.


If You Ever Wanna Be In Love



Lagu ini dibuka dengan alunan piano dan tanpa jeda disambut sama bass dan drum yang asik banget. Dum dum dum.

Selama kurang lebih 4 menit, gue nikmatin banget suara bass dan drumnya. 

Refrainnya juga seru. Semuanya enak.

Hymn For The Weekend



Setelah sukses dengan single pertamanya di Album A Head Full of Dreams, Adventure of A Life Time, Coldplay baru-baru ini merilis music video untuk single keduanya, Hymn For The Weekend. Single ini rilis di saluran youtube milik mereka pada 29 Januari 2016.





Jika kamu sudah mendengar album A Head Full of Dreams, kamu pasti sudah bisa menebak kalau suara wanita di single Hymn For The Weekend ini adalah Beyonce. Entah apa alasan Coldplay merahasiakan Beyonce dari albumnya (di album tidak ditulis kalau single ini featuring dengan Beyonce).




Dalam music videonya, terlihat Coldplay ingin menonjolkan keindahan dan adat India. Bahkan, Beyonce pun terlihat anggun dengan menggunakan pakaian adat dari negeri bombai tersebut. 

Jika kita melihat warna pada cover album A Head Full of Dreams, kita akan paham bahwa semua unsur warna dalam cover album tersebut dimasukan dalam music video ini. Menurut saya ini adalah satu hal yang genius. Saya bisa membayangkan betapa repotnya untuk mendapatkan komposisi gambar seperti itu. Thumb up!









[Musician Review] Jess Glynne



Range suara yang unik dan beberapa not lagu yang khas, membuat Jess Glynne menjadi musisi yang cukup bersinar di kuartal akhir 2015. Rambut khasnya yang keriting dan merah juga mempermudah kita mengidentifikasi dirinya. Jess Glynne berhasil mencuri perhatian para penikmat musik dunia.

Karir Duet 

Pertama kali gue tau Jess Glynne dari single Rather Be milik Clean Bandit. Musiknya asik, suaranya khas. What a great job you both. Ga heran lagu ini sukses bertengger di chart bergengsi hampir di seluruh dunia. Bahkan menang Grammy ke 57 untuk kategori Best Dance Recording




Kalo menilik lebih jauh, Rather Be bukan cuma satu-satunya single hasil kerja sama Clean Bandit dan Jess Glynne. Ada satu single yang gue suka banget, suka dijadiin backsound di acara-acara tv juga beberapa waktu lalu. Real Love. 

Single ini dibuka dengan alunan biola yang disambut piano dan suara Glynne. Menurut gue sih ini opening yang cukup indah. Musiknya juga asik banget. You're gonna love it if you heard this.



klik gambar buat liat music videonya

Ngomongin duet Jess Glynne, kita gabisa lupain duetnya bareng Route 94. My Love. Anyway for honest, awalnya gue pikir ini suara cowo yang dipakein autotune gitu. Ternyata bukan. 

Padahal liriknya banyak. Tapi diremix jadi dikit dan gitu-gitu aja. Tapi, walau liriknya gitu-gitu aja feel dari single ini bakal beda kalo dinyanyiin sama musisi lain. As i said, Jess Glynne has a gift from above.


klik gambar buat liat music videonya

Single di album sendiri

Darling hold my hand.
Oh won't you hold hand? 

Yap, lagu itu yang jadi awal gue aware sama Jess Glynne. In my honest opinion, this song was great. Bahkan jadi nominasi di BBC Music Awards 2015 untuk kategori Song of The Year!



klik gambar buat liat music videonya


Gue rasa semua orang setuju kalo lagu ini punya andil banyak dalam membesarkan nama Jess Glynne. By the way, setuju kan kalo single ini asik banget?

Ga lama abis Hold My Hand rilis, Jess ngerilis album debutnya yang berjudul I Cry When I Laugh. Sejauh ini udah 6 single yang dirilis ke publik dari album ini. Tapi sejauh ini belum ada yang bisa ngalahin rekor Hold My Hand.

Well, Jess Glynne salah satu pendatang baru yang singlenya enak-enak. Kalau bingung mau dengerin yang mana, nih gue kasih rekomendasi single-single dari album I Cry When I Laugh, selain dari yang di atas.


Bikin joget




Don't Be So Hard On Yourself


Ain't Got Far To Go

Bikin Galau


Take Me Home

My Love (Acoutic)





Calvin Harris - Pray To God (feat. HAIM)




Calvin Harris mengejutkan publik dengan mengunggah sedikit cuplikan tentang single barunya yang berjudul Pray to God di akun instagram miliknya. Tak cukup dengan satu cuplikan, Calvin pun menghitung mundur kemunculan music video terbarunya itu dengan memberikan spoiler-spoiler di sana. Salah satunya:


Video kiriman Calvin Harris (@calvinharris) pada


Audio dari Pray to God ini telah dirilis terlebih dahulu pada 25 November 2014 di akun youtube resmi Calvin Harris. 


AUDIO


Lagu ini juga dapat kita temukan pada album keempat Calvin Harris yang berjudul Motion yang dirilis pada 31 Oktober tahun lalu. Selain HAIM, dalam album ini Harris juga berkolaborasi dengan beberapa penyanyi papan atas dunia. Beberapa di antaranya Gwen Stefani, Ellie Goulding, Big Sean dan John Newman.


Video musik pada lagu ini dirilis pada 10 Februari 2015 di akun youtube resmi milik Calvin Harris. Sejauh ini, tidak sedikit kalimat kagum serta pujian atas video ini yang bertengger di kolom komentar. 

Dikutip dari situs musik Rolling Stone, HAIM bersaudara berperan sebagai penyihir yang berada di musim dingin dipenuhi dengan serigala, merpati putih, dan kelinci salju.

"..the "Pray to God" video finds the sisters in Stevie Nicks sorceress mode, with Danielle, Este and Alana Haim traversing a wintery landscape full of wolves, white doves and snow rabbits as they sing along to Harris' track. The Haim sisters even recreate some Fleetwood Mac-esque harmonies together around the 2:40 mark of the video. Read more"



[Musician Review] GAC



Jadi gue tau Gamaliel dan Audrey ini sekitar tahun 2010 dari temen gue, Nunun. Dia waktu itu nunjukin video orang gitaran bedua sambil nyanyi Telephone-nya Lady Gaga. Dulu lagu itu hits gitu di kalangan anak muda. Seinget gue sih gitu.



Yang gue tau sih Gamaliel sama Audrey ini saudaraan kandung gitu. Kalo Cantika emang punya video-video cover sendiri. Terus mereka gabung.

Awalnya gue agak males gitu ngeliat video ini. Visualnya biasa banget. Cuma record pake webcam, terus mereka nyanyi. Udah gitu video ini ditunjukin sama si Nunun pas banget di dalem kelas. Kelas kan berisik gitu kan, jadi kurang dapet feelnya gitu deh. Dan akhirnya gue ga aware sama mereka. 

Tiba-tiba mereka makin famous  pas coveran mereka jadi VT di Grammy Awards. Yap, Grammy Awards.



Hampir semua infotainment ngeliput Gamaliel Audrey Cantika (GAC) ini. Salah satunya Entertainment News di NET. Ini cuplikannya.



Gue gatau gimana kisahnya sampe mereka bisa ngehits banget di album Stronger. Yang gue dapet dari wikipedia, Stronger ini album keduanya GAC. Di album Stronger ini, lagu andalannya itu Bahagia. Seru banget lagunya.

Cover Albumnya keren ya

Kalo denger lagu-lagu di album ini, kalian bakal denger lagu-lagu berkualitas yang anti mainstream abis. Genre semacam Soul - RnB gini menurut gue sih jarang ditemuin di Indonesia. Salah satu nilai jual GAC.

Gue udah denger lagu-lagu dari album Stronger ini. Pendapat gue, wow. 

Lagu-lagu mereka keren. Ga alay dan murahan. Walaupun mereka melawan arus genre musisi Indonesia kebanyakan, mereka bisa ngeraih tempat tersendiri di industri musik Indonesia. 

My advice, kalian harus denger lagu yang judulnya Cinta di album ini. Pas gue denger reffnya, oh gosh, this is great. I'm gonna listening this like all the time. Kalian harus dengerin dan kasih pendapat di kolom komentar ya!



Lagu Favorite Katy Perry di 2014



Siapa sih yang kenal Katy Perry? Penyanyi Firework ini mengeluarkan sebuah pernyataan melalui akun Twitternya. Tante keti nyebutin salah satu lagu atau video klip yang paling dia sukai pada tahun 2014 ini. Lagu apakah ya itu?
Oh ternyata yang dia maksud adalah lagu dari Foster the People yang berjudul Coming of Age. Video klipnya sendiri baru banget dirilis secara resmi Kamis (6/2), kemarin.
Berikut adalah postingan tweet yang ditulis Tante Keti pada akunnya.



@katyperry

Video tersebut adalah klip debut dari Foster the People, dan lagu tersebut akan masuk pada album mereka yang berikutnya,SUPERMODEL


Pantes aja Tante Keti memuji lagu itu, soalnya bisa dibilang lagu itu catchy banget dan bisa dengan mudah diterima oleh telinga.

So, setuju ga kalian sama pernyataannya Tante Keti?